Minggu, 09 Desember 2012

Dana Kas Kecil 2


A.    Kas (cash)

1.    Definisi Kas
Kas adalah alat pembayaran yang siap dan bebas digunakan untuk membiayai kegiatan umum perusahaan. Kas dapat berupa uang tunai atau simpanan pada bank yang dapat segera dan diterima sebagai alat pembayaran sebesar nominalnya..

2.    Kriteria Kas
Kas mempunyai kriteria sebagai berikut
a.    Diakui secara umum sebagai alat pembayaran yang sah.
b.    Dapat dipergunakan ketika diperlukan.
c.    Penggunannya bersifat bebas.
d.    Dikirim sesuai dengan nilai nominalnya.

3.    Sifat dan Karekteristik Kas
Kas mempunyai sifat dan karektiristik sebagai berikut.
•    Aktif Tetapi Tidak Produktif

Untuk Memperoleh rentabilitas, kas tidak boleh dibiarkan menganggur (idle cash). Sedangkan untuk memperoleh pendapatan, kas harus diubah terlenih dahulu menjadi persediaan, piutang, dan sebagainya. Tetapi juga tidak diperkenankan apabila seluruh kas diubah bentuknya karena perusahaan akan kesulitan beroperasi apabila tidak disediakan kas yang memadai. Berdasarkan kondisi ini maka manajemen harus mampu menciptakan adanya keseimbangan antara kedua kepentingan tersebut.

•    Tidak Memiliki Identitas Kepemilikan sehingga Mudah Dipindah Tangankan.

Kondisi trsebut menyebabkan menejemen harus yakin mengenai hal-hal berikut.
a.    Setiap pengeluaran kas harus sesuai dengan tujuan.
b.    Semua uang yang seharusnya diterima telah benar-benar diterima.
c.    Tidak ada penyalahgunaan terhadap uang milik perusahaan.

Pengaturan Jadwal Kegiatan Pimpinan

A. Teknik Menggunakan Waktu Pimpinan

               Seorang pimpinan perusahaan atau kepala pada instansi pemerintahan tentunya memiliki kegiatan yang sangat banyak dan padat. Pengaturan semua kegiatannya  tidak mungkin dikelola dan dikoordinasi sendiri. Untuk itu seorang pimpinan pastinya memerlukan tenaga administrasi sendiri yang mengurusi segala keperluan pimpinan tersebut. Tenaga administrasi ini sering disebut dengan Sekertaris pimpinan.

Hal yang paling penting dalam pengaturan kegiatan seorang pimpinan adalah memanfaatkan waktu seefektif dan seefisien mungkin. Untuk itu seorang sekertaris harus selalu berkoordinasi dengan pimpinan dan selalu melakukan konfirmasi dengan pihak-pihak yang berhubungan dengan pimpinan. Pengaturan waktu yang tepat akan memperlancar kerja pimpinan, terutama kegiatan diluar kantor yang melibatkan instansi lain.

Kesalahan dalam menentukan waktu kegiatan, misalnya dikarenakan sekertaris dalam menuliskan atau mengecek jadwal pimpinan kurang teliti sehingga salah dalam mengatur jadwal pimpinan. Hal ini dapat berakibat fatal, karena mau tidak mau sekertaris harus membatalkan acara yang telah dirancang atau orang lain akan dibuat kesal oleh keterlambatan atau kegagalan pimpinan untuk dating pada suatu acara.

Untuk menghidari kesalahan atau tumpang tindih acara, seorang sekertaris harus mencatat secermat dan seteliti mungkin setiap surat permohonan yang masuk. Dengan cara ini, dapat diketahui kegiatan pimpinan mulai dari acara harian, mingguan bahkan bulanan. Dengan begitu kesalahan atau tumbukan jadwal yang disebabkan oleh kelalaian pencatatan waktu dapat dihindari.
Read more: http://myhafiezers.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-widget-sharing-melayang.html#ixzz2DyrVQMdY